Magetan, -- Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri Gelombang III Tahun 2026 resmi dibuka. Berlangsung di Lapangan Candradimuka Secata Magetan, pada Selasa pagi (29/09/2026).
Pembukaan pendidikan dipimpin Komandan Rindam (Danrindam) V/Brawijaya Brigjen TNI Mukhamad Albar, ditandai dengan upacara dan penyematan tanda prajurit kepada para calon siswa.
Pembukaan Dikmata tersebut turut dihadiri Bupati Magetan Nanik Sumantri yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sunarti Condrowati, jajaran Forkopimda Magetan, serta pejabat utama Rindam V/Brawijaya.
Brigjen TNI Mukhamad Albar menyebutkan, ada sebanyak 826 calon prajurit mengikuti pendidikan di Secata Magetan. Mereka merupakan calon prajurit titipan dari Kodam XXI/Radin Inten Lampung.
“Kita membuka pendidikan pertama tamtama Infanteri gelombang III tahun 2026. Di Secata ini kita mendidik 826 calon siswa yang berasal dari Kodam XXI/Radin Inten Lampung. Sedangkan prajurit dari wilayah Kodam V/Brawijaya menjalani pendidikan di Secaba dan Dodiklatpur Situbondo,” ujar Mukhamad Albar.
Menurutnya, pendidikan golongan tamtama berlangsung sekitar dua bulan dan dilanjutkan pendidikan kecabangan Infanteri selama satu bulan. Dengan demikian, total pendidikan berlangsung sekitar tiga bulan.
Albar menjelaskan, penambahan peserta didik tersebut salah satunya berkaitan dengan kebutuhan pemenuhan personel untuk Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) yang saat ini masih progres pembangunan.
“Untuk pemenuhan Yon TP, makanya kita mendidik tambahan titipan pendidikan dari Kodam Radin Inten Lampung,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Albar berpesan kepada seluruh calon prajurit agar mengikuti pendidikan dengan penuh semangat dan menjaga kondisi kesehatan selama menjalani proses pendidikan.
Ia menekankan tiga aspek utama yang harus diperhatikan selama pendidikan, yakni sikap, pengetahuan, dan kesehatan jasmani.
“Saya berpesan kepada seluruh calon prajurit agar mengikuti pendidikan dengan ikhlas dan penuh semangat. Yang penting tetap sehat, tetap kuat, dan mengedepankan pengetahuan,” tutupnya. (Mas)