PEMUDA NUSANTARA.SITE | MOROTAI – Kontingen Kabupaten Pulau Morotai kembali menunjukkan performa impresif pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Maluku Utara 2026. Bertanding di hadapan pendukung sendiri, atlet-atlet cabang olahraga atletik sukses menyumbangkan dua medali emas dari nomor lari 5.000 meter putri dan tolak peluru putra pada pertandingan yang berlangsung, Rabu (8/7/2026).
Raihan tersebut menjadi tambahan berharga bagi kontingen tuan rumah dalam persaingan perolehan medali POPDA XII. Keberhasilan itu juga menjadi indikator positif bahwa pembinaan olahraga pelajar di Kabupaten Pulau Morotai mulai menunjukkan hasil yang nyata melalui lahirnya atlet-atlet muda berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi.
Meski demikian, persaingan pada cabang atletik berlangsung cukup ketat. Seluruh peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Maluku Utara tampil dengan semangat tinggi untuk memperebutkan posisi terbaik di setiap nomor pertandingan. Hal itu menunjukkan bahwa kualitas atlet pelajar di Maluku Utara terus berkembang dari tahun ke tahun.
Pelatih atletik Kabupaten Pulau Morotai, Efanston Banggai, menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh atlet yang telah bekerja keras selama masa persiapan hingga pelaksanaan pertandingan. Menurutnya, hasil yang diraih merupakan buah dari latihan yang konsisten serta dukungan dari berbagai pihak.
"Alhamdulillah, dua atlet kami berhasil mempersembahkan dua medali emas untuk Kabupaten Pulau Morotai. Ini merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan semua pihak. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet lainnya untuk terus berjuang memberikan yang terbaik bagi daerah," ungkap Efanston.
Medali emas pertama dipersembahkan oleh atlet muda berbakat Nofenjel Takarndehang yang turun pada nomor lari 5.000 meter putri. Atlet berusia 15 tahun tersebut tampil penuh percaya diri sejak awal lomba hingga berhasil menyentuh garis finis di posisi pertama dengan catatan waktu 23 menit 04,84 detik.
Keberhasilan Nofenjel tidak diraih dengan mudah. Ia harus menghadapi persaingan dari atlet-atlet terbaik daerah lain. Posisi kedua ditempati Sabila Hardini dari Kota Tidore Kepulauan dengan waktu 24 menit 21,00 detik, sementara medali perunggu diraih Nyefoni Mentjereni dari Kabupaten Halmahera Utara.
Sementara itu, medali emas kedua berhasil diamankan Fabdi Bilsar F. Abdul Rachman pada nomor tolak peluru putra. Fabdi tampil konsisten sejak awal pertandingan hingga membukukan lemparan terbaik sejauh 11,82 meter, yang tidak mampu dilampaui para pesaingnya.
Pada nomor tersebut, medali perak diraih Afrizal Sapsuha dari Kabupaten Kepulauan Sula dengan lemparan sejauh 9,88 meter, sedangkan medali perunggu menjadi milik Muhammad Riski Sidin dari Kabupaten Halmahera Timur dengan catatan lemparan 9,23 meter.
Keberhasilan dua atlet tersebut mendapat apresiasi dari tim pelatih dan ofisial kontingen Pulau Morotai. Raihan dua medali emas dinilai sebagai hasil dari pembinaan atlet usia dini yang dilakukan secara berkelanjutan, sekaligus menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi.
Selain menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Pulau Morotai sebagai tuan rumah, hasil ini juga memperlihatkan bahwa POPDA XII Maluku Utara menjadi ajang penting dalam menjaring bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat dipersiapkan untuk mewakili Maluku Utara pada kejuaraan olahraga tingkat nasional.
Dengan masih berlangsungnya sejumlah pertandingan dari berbagai cabang olahraga, peluang kontingen Kabupaten Pulau Morotai untuk menambah koleksi medali masih terbuka lebar. Seluruh atlet diharapkan tetap menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat juang demi memberikan prestasi terbaik bagi daerah hingga berakhirnya pelaksanaan POPDA XII Maluku Utara 2026.
Sumber:tim