Pemudanusantaranews.site//Morotai — Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Christian Pawane, menegaskan mahasiswa baru Universitas Pasifik (UNIPAS) Morotai tidak cukup hanya menguasai teknologi. Mereka juga dituntut memiliki ilmu, karakter, integritas, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Hal itu disampaikan Rio Christian Pawane saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Pasifik Morotai Tahun Akademik 2026/2027, Senin (24/8/2026).
Dalam sambutannya, Rio menyampaikan selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh mahasiswa baru UNIPAS. Ia menilai tema PKKMB tahun ini, “UNIPAS Berkarya Unggul: Wujudkan Generasi yang Berbasis Digital Menuju Indonesia Emas 2045,” sangat relevan dengan tantangan zaman.
Menurutnya, kemajuan teknologi dan dunia digital membuka peluang besar bagi generasi muda. Namun, teknologi harus ditempatkan sebagai alat untuk mendukung kemajuan, bukan menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan.
“Teknologi hanyalah alat. Yang menentukan masa depan adalah manusia yang memiliki ilmu, karakter, dan integritas dalam menggunakannya,” tegas Rio.
Karena itu, ia berharap mahasiswa UNIPAS tidak hanya menjadi generasi yang cakap menggunakan teknologi, tetapi juga mampu menciptakan karya, memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat, serta berani mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
“Jadilah mahasiswa yang cerdas dalam berpikir, santun dalam bersikap, kuat dalam karakter, dan berani bermimpi besar,” pesannya.
Rio juga menekankan pentingnya mahasiswa tetap memiliki wawasan luas tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Menurutnya, Morotai membutuhkan generasi muda yang mampu menghadapi perkembangan zaman sekaligus tetap memiliki jati diri.
Dalam kesempatan tersebut, Rio turut menyampaikan apresiasi kepada Rektor, dosen dan seluruh civitas akademika UNIPAS yang terus menjalankan tugas dalam mencetak generasi unggul Morotai.
Ia berharap UNIPAS semakin maju dan berkualitas serta mampu melahirkan generasi muda yang berdaya saing, siap berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Pulau Morotai.
“Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai akan terus mendukung kemajuan dunia pendidikan dan keberadaan UNIPAS sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi di daerah ini,” ujarnya.
Rio mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun sumber daya manusia Morotai yang berkualitas, berkarakter dan mampu menjawab tantangan masa depan.
Khusus kepada mahasiswa baru, ia berpesan agar mereka mengikuti proses pendidikan dengan sungguh-sungguh, menghormati dosen dan orang tua, serta menjaga nama baik almamater.
Di akhir sambutannya, Rio menyelipkan cerita pribadi yang mengundang perhatian peserta. Ia mengaku pernah berencana melanjutkan pendidikan di UNIPAS, namun jurusan yang ingin diambil tidak tersedia sehingga dirinya memilih kuliah di luar daerah.
“Sebenarnya saya juga masih mahasiswa, sama-sama. Kemarin ada rencana mau masuk ke UNIPAS, cuma jurusan yang saya ambil tidak ada di UNIPAS, jadi terpaksa saya kuliah di luar,” ujarnya.
Rio menyampaikan bahwa dirinya telah berstatus mahasiswa sejak 2012, tetapi hingga kini belum merasakan wisuda.
“Saya ini sebenarnya jadi mahasiswa sudah dari tahun 2012 sampai sekarang, belum pernah merasakan wisuda. Ini undangan untuk mahasiswa baru, jadi saya ikut hadir. Tapi kalau undangan wisuda, kayaknya saya pikir-pikir lagi,” katanya disambut tawa peserta.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penutup sambutan Rio dalam pembukaan PKKMB UNIPAS Morotai Tahun Akademik 2026/2027.
Reporter: fh
Editor redaksi