Breaking News
🔴 Breaking News: Selamat datang di Pemuda Nusantara News.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Mahasiswa Unipas Morotai Gelar Aksi di DPRD, Massa Bakar Ban Setelah Menunggu Kehadiran Wakil Rakyat

    MOROTAI, Pemuda Nusantara News. Site – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pasifik (Unipas) Morotai menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Morotai, Rabu (17/6/2026). Aksi yang berlangsung sejak siang hari itu sempat memanas setelah massa menunggu berjam-jam tanpa adanya kehadiran perwakilan DPRD untuk menemui dan mendengarkan langsung aspirasi mereka.

    Kekecewaan para mahasiswa yang merasa aspirasinya belum mendapat respons dari pihak legislatif kemudian memuncak. Sebagai bentuk protes, massa aksi membakar sejumlah ban bekas di area sekitar lokasi demonstrasi. Asap hitam yang membumbung dari pembakaran ban sempat menarik perhatian masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di sekitar kawasan perkantoran tersebut.

    Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai tuntutan yang berkaitan dengan kondisi sosial, ekonomi, serta sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Massa juga menyoroti berbagai persoalan daerah yang menurut mereka memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah dan DPRD sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan.

    Sejak aksi dimulai, mahasiswa secara bergantian menyampaikan orasi menggunakan pengeras suara. Mereka menegaskan bahwa demonstrasi merupakan bagian dari hak demokratis warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum serta bentuk kepedulian terhadap berbagai persoalan yang sedang dihadapi masyarakat.

    Situasi mulai memanas ketika hingga beberapa jam setelah aksi berlangsung, belum ada perwakilan DPRD yang menemui massa. Kondisi tersebut memicu kekecewaan para demonstran yang berharap adanya dialog terbuka untuk menyampaikan tuntutan secara langsung kepada para wakil rakyat.

    Meski sempat diwarnai pembakaran ban, aksi unjuk rasa tetap berada dalam pengawasan aparat keamanan yang berjaga di lokasi. Petugas kepolisian terlihat melakukan pengamanan guna memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung aman dan tidak mengganggu ketertiban umum.

    Sejumlah mahasiswa menyatakan bahwa kehadiran anggota DPRD sangat penting sebagai bentuk penghormatan terhadap aspirasi masyarakat yang mereka bawa. Mereka berharap seluruh tuntutan yang disampaikan tidak hanya didengar, tetapi juga ditindaklanjuti melalui langkah-langkah konkret oleh pemerintah daerah maupun lembaga legislatif.

    Sementara itu, hingga aksi berlangsung, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak DPRD Kabupaten Pulau Morotai terkait alasan belum hadirnya perwakilan dewan untuk menemui massa demonstran. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak terkait guna memperoleh penjelasan dan tanggapan resmi mengenai tuntutan yang disampaikan mahasiswa.

    Aksi unjuk rasa tersebut menjadi gambaran dinamika demokrasi di Kabupaten Pulau Morotai, di mana mahasiswa sebagai bagian dari elemen masyarakat terus menyuarakan aspirasi dan kritik terhadap berbagai kebijakan yang dinilai perlu mendapat perhatian. Diharapkan, seluruh pihak dapat mengedepankan dialog dan komunikasi yang konstruktif agar berbagai persoalan yang menjadi tuntutan masyarakat dapat diselesaikan melalui mekanisme yang sesuai dengan aturan dan semangat demokrasi.

    (Redaksi Pemuda Nusantara News)

    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال