Pemuda nusantara news.site//Surabaya, Rabu 20 Mei 2026 — Situasi terkini di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kota , mulai dipadati massa aksi dari kalangan pengemudi ojek online (ojol) yang bersiap menggelar unjuk rasa pada Rabu pagi. Berdasarkan pantauan di lapangan sekitar pukul 09.37 WIB, para peserta aksi tampak mulai berkumpul dan melakukan konsolidasi sebelum bergerak menuju sejumlah titik yang telah ditentukan.
Aksi tersebut diperkirakan melibatkan ratusan hingga ribuan peserta dari berbagai komunitas dan organisasi pengemudi transportasi online di wilayah Jawa Timur. Sejumlah kendaraan roda dua dengan atribut komunitas ojol terlihat memenuhi beberapa sisi jalan di sekitar lokasi titik kumpul.
Dalam agenda yang beredar di kalangan peserta aksi, massa direncanakan bergerak melalui sejumlah ruas protokol utama di Kota Surabaya. Rute aksi dimulai dari kawasan Bundaran Waru menuju kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, dilanjutkan ke kantor Kominfo Jawa Timur, kemudian menuju Mapolda Jawa Timur.
Setelah itu, rombongan massa aksi dijadwalkan melintas di kawasan Raya Darmo, Basuki Rahmat, Bubutan, Jalan Pahlawan, Kebon Rojo, hingga menuju Kantor Gubernur Jawa Timur dan berakhir di Kantor DPRD Provinsi Jawa Timur di kawasan Indrapura.
Aksi unjuk rasa tersebut diperkirakan akan berdampak pada arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama Kota Surabaya, khususnya pada jam aktivitas perkantoran dan sekolah. Pengendara yang hendak melintas di jalur tersebut diimbau untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kepadatan kendaraan.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian bersama petugas Dinas Perhubungan terlihat mulai bersiaga di beberapa titik untuk melakukan pengamanan serta pengaturan lalu lintas. Sejumlah personel juga tampak melakukan pemantauan terhadap pergerakan massa guna mengantisipasi terjadinya kemacetan maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Belum ada keterangan resmi terkait tuntutan utama yang akan disampaikan massa aksi. Namun berdasarkan informasi sementara yang berkembang, aksi tersebut berkaitan dengan aspirasi para pengemudi transportasi online mengenai kebijakan operasional, tarif, kesejahteraan mitra pengemudi, hingga regulasi transportasi daring.
Beberapa warga pengguna jalan mengaku mulai mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas akibat pergerakan massa aksi di sejumlah jalur utama kota. Aktivitas masyarakat di pusat kota diperkirakan akan mengalami perlambatan, terutama di sekitar kawasan pemerintahan dan pusat aktivitas ekonomi.
Sementara itu, aparat keamanan mengimbau seluruh peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara tertib, damai, dan tetap mematuhi aturan yang berlaku. Pengamanan juga dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat umum tetap berjalan serta mencegah potensi gangguan selama aksi berlangsung.
Situasi di sejumlah titik rute aksi hingga Rabu pagi dilaporkan masih dalam kondisi terkendali, meski arus kendaraan mulai mengalami peningkatan volume seiring berkumpulnya massa di kawasan selatan Kota Surabaya.
Sumber:ss