Breaking News
🔴 Breaking News: Selamat datang di Pemuda Nusantara News.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    TNI AL dan Instansi Terkait Gagalkan Penyelundupan Satwa Dilindungi di KM Ciremai, Puluhan Satwa Berhasil Diamankan


    AMBON, Pemuda Nusantara News – Upaya penyelundupan satwa dilindungi melalui jalur laut kembali berhasil digagalkan berkat sinergi aparat keamanan dan instansi terkait. Personel Pengamanan Pelni Kodaeral IX bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku dan Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso berhasil mengungkap penyelundupan sejumlah satwa liar yang disembunyikan di atas KM Ciremai saat kapal bersandar di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Rabu (24/6/2026).

    Pengungkapan kasus tersebut bermula saat personel Pam Pelni Kodaeral IX yang dipimpin Letda Laut (H) Ricko Aditya, S.H. melaksanakan kegiatan pengawasan dan pemeriksaan embarkasi penumpang bersama tim gabungan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan pelabuhan sekaligus mencegah berbagai bentuk pelanggaran hukum di wilayah pelabuhan.

    Dalam proses pemeriksaan yang berlangsung dengan penuh ketelitian dan kewaspadaan, petugas menemukan sejumlah satwa dilindungi yang disembunyikan secara rapi di area luar kapal, tepatnya di Deck 5 dan Deck 6 KM Ciremai. Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pengamanan lokasi serta pemeriksaan lebih lanjut terhadap barang bukti yang ditemukan.

    Dari hasil pemeriksaan, tim gabungan berhasil mengamankan berbagai jenis satwa yang masuk dalam kategori dilindungi. Satwa-satwa tersebut terdiri dari satu ekor Kakatua Koki, dua ekor Nuri Bayan, satu ekor Nuri Kepala Hitam, sepuluh ekor Cucak Emas Papua dengan satu ekor ditemukan dalam kondisi mati, serta satu ekor Jagal Papua.

    Keberhasilan pengungkapan ini menjadi bukti nyata efektivitas sinergi antara TNI Angkatan Laut, aparat kepolisian, dan instansi konservasi dalam mencegah perdagangan ilegal satwa liar yang masih menjadi ancaman serius bagi kelestarian keanekaragaman hayati Indonesia.

    Selain menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan pelabuhan, personel yang terlibat dalam operasi ini juga menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung upaya pelestarian satwa endemik Indonesia dari ancaman perburuan dan perdagangan ilegal. Tindakan cepat, ketelitian, serta profesionalisme petugas menjadi faktor penting dalam menggagalkan upaya penyelundupan tersebut.

    Seluruh barang bukti yang berhasil diamankan selanjutnya diserahkan kepada BKSDA Maluku untuk menjalani proses penanganan dan penyelidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Keberhasilan operasi ini sekaligus menjadi cerminan dedikasi prajurit TNI AL, khususnya jajaran Kodaeral IX, dalam menjalankan tugas negara tidak hanya menjaga keamanan wilayah perairan dan pelabuhan, tetapi juga turut berperan aktif melindungi kekayaan hayati Indonesia sebagai warisan bangsa yang harus dijaga untuk generasi mendatang.

    Dengan pengawasan yang semakin diperketat dan kerja sama lintas instansi yang terus diperkuat, diharapkan praktik perdagangan ilegal satwa dilindungi dapat ditekan sehingga kelestarian ekosistem dan keanekaragaman hayati Indonesia tetap terjaga.

    (Redaksi Pemuda Nusantara News)

    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال