Kotawaringin Barat | Pemuda Nusantara News – Upaya memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan oleh jajaran Polres Kotawaringin Barat (Kobar). Salah satunya melalui pelaksanaan Apel Besar Sabuk Kamtibmas yang dirangkai dengan doa bersama lintas agama bersama berbagai elemen masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta instansi terkait di halaman Mapolres Kotawaringin Barat, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kotawaringin Barat, AKBP Theodorus Priyo Santosa, S.I.K., sebagai bentuk komitmen memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres membacakan amanat Kapolda Kalimantan Tengah yang menegaskan bahwa Sabuk Kamtibmas merupakan implementasi nyata kemitraan strategis antara Polri dan masyarakat. Melalui wadah tersebut, seluruh elemen diharapkan mampu membangun komunikasi, memperkuat kebersamaan, sekaligus meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Menurut Kapolres, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat bukan semata menjadi tugas kepolisian, melainkan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, sinergi yang telah terbangun perlu terus dipelihara agar mampu menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah.
Sabuk Kamtibmas di Kotawaringin Barat sendiri melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari organisasi pencak silat, Banser, Kokam, Pemuda Pancasila, komunitas ojek online (ojol), hingga kelompok masyarakat lainnya yang selama ini menjadi mitra strategis kepolisian.
Keberagaman unsur yang tergabung dalam Sabuk Kamtibmas dinilai menjadi kekuatan penting dalam membangun sistem deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, memperkuat langkah pencegahan, hingga mendorong penyelesaian berbagai persoalan sosial secara humanis melalui pendekatan dialog dan kebersamaan.
Kapolres juga menekankan bahwa seluruh elemen yang hadir memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kotawaringin Barat agar tetap kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.
Selain apel bersama, kegiatan juga diisi dengan doa lintas agama sebagai simbol persatuan dalam keberagaman. Momentum tersebut menjadi wujud komitmen bersama bahwa keamanan merupakan fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah dan mempererat persaudaraan antarwarga tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun organisasi.
Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa konsep Sabuk Kamtibmas sejalan dengan implementasi Polri Presisi yang mengedepankan kolaborasi, transparansi, serta pelayanan kepada masyarakat. Dengan melibatkan seluruh komponen bangsa, diharapkan berbagai potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
"Apabila Polri dan seluruh elemen masyarakat mampu bergerak bersama dalam semangat persatuan, maka setiap tantangan keamanan dapat dikelola menjadi kekuatan untuk mewujudkan Kotawaringin Barat yang aman, damai, dan kondusif," tegas Kapolres.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para peserta yang hadir sebagai bentuk penguatan hubungan kemitraan antara Polri dengan masyarakat. Sinergi yang terus dibangun diharapkan mampu menjadi pondasi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang semakin baik, sekaligus meningkatkan partisipasi publik dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.
Pemuda Nusantara News akan terus menghadirkan informasi yang berimbang, edukatif, dan mengedepankan prinsip-prinsip Kode Etik Jurnalistik sebagai bagian dari upaya memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.
(Redaksi Pemuda Nusantara News | Sumber: Divisi Humas Polri)