Breaking News
🔴 Breaking News: Selamat datang di Pemuda Nusantara News.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Brigadir Arya Supena Gugur Ditembak Komplotan Curanmor di Bandar Lampung, Polda Lampung Lakukan Pengejaran Pelaku


    pemuda nusantara news//Bandar Lampung – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar setelah salah satu anggotanya, Brigadir Arya Supena, gugur saat menjalankan tugas, Sabtu (9/5/2026) pagi. Anggota yang bertugas di Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) tersebut meninggal dunia usai menjadi korban penembakan yang diduga dilakukan oleh komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor).

    Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di Jalan ZA Pagar Alam, tepatnya di depan Toko Kue Yussy Akmal, Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian Brigadir Arya Supena datang ke lokasi menggunakan sepeda motor Honda Beat Street hitam bernomor polisi BG 6138 ACY. Ketika berada di sekitar lokasi, korban melihat dua pria mencurigakan yang diduga tengah berupaya mencuri sepeda motor milik seorang karyawan toko bernama Nuraini Maya (27).

    Kedua pelaku diketahui sedang merusak kunci stang sepeda motor Honda Beat warna biru putih bernomor polisi BE 2826 NBM menggunakan alat khusus yang biasa dipakai pelaku curanmor.

    Melihat aksi tersebut, Brigadir Arya langsung berusaha menghentikan dan menegur para pelaku. Namun situasi berubah menjadi mencekam ketika salah satu pelaku diduga mengeluarkan senjata api dan langsung melepaskan tembakan ke arah korban.

    Tembakan tersebut mengenai bagian kepala korban hingga membuat Brigadir Arya tersungkur di lokasi kejadian dalam kondisi kritis. Warga sekitar yang mengetahui peristiwa itu segera memberikan pertolongan dan korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

    Sayangnya, meski sempat menjalani perawatan, nyawa Brigadir Arya Supena tidak dapat diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami luka tembak serius.

    Kabid Humas Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban merupakan anggota aktif Polda Lampung yang gugur saat berupaya menggagalkan aksi kejahatan.

    “Betul, korban merupakan anggota Polda Lampung dan sempat dirawat di RS Bhayangkara. Namun sekitar 15 menit sebelum keterangan ini disampaikan, korban dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya kepada awak media.

    Usai melakukan penembakan, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Dalam proses pelarian tersebut, senjata api yang diduga digunakan pelaku sempat terjatuh dan kini telah diamankan oleh pihak kepolisian sebagai barang bukti penting.

    Selain senjata api, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lain berupa satu kunci letter T, sepeda motor yang diduga hendak dicuri, kendaraan milik korban, serta telepon genggam korban.

    Saat ini aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi-saksi, serta pengejaran intensif terhadap para pelaku yang melarikan diri.

    Pihak kepolisian menegaskan bahwa kasus ini akan ditangani secara serius dan seluruh jajaran telah bergerak untuk mengungkap identitas maupun keberadaan para pelaku.

    “Kami masih melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas pelaku dan keberadaannya,” tambah Kombes Pol Yuni.

    Kepergian Brigadir Arya Supena meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan rekan sesama anggota kepolisian, tetapi juga masyarakat yang menilai korban telah menunjukkan keberanian dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban.

    Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa ancaman terhadap aparat penegak hukum masih sangat nyata, terutama dalam upaya pemberantasan tindak kriminalitas jalanan yang meresahkan masyarakat.

    Sumber:tim

    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال