Pemuda nusantara news.site//Surabaya –sabtu - 9 - Mei - 2026 - Ketua Umum APKLI Perjuangan, , memberikan pengarahan khusus kepada seluruh jajaran pengurus APKLI Perjuangan se-Jawa Timur guna memastikan keberhasilan empat program unggulan Presiden , yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), dan Sekolah Rakyat.
Dalam pertemuan yang digelar di Gedung LVRI Kodam Brawijaya Surabaya tersebut, Ali Mahsun menegaskan pentingnya seluruh elemen masyarakat ikut mengawal program strategis nasional agar tepat sasaran dan bebas dari praktik korupsi.
“Makna mendasar dari empat program unggulan Presiden Prabowo ini adalah mewujudkan revolusi papan, sandang, dan pangan rakyat,” tegas Ali Mahsun di hadapan jajaran pengurus DPW serta 38 DPD APKLI Perjuangan kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Dokter ahli kekebalan tubuh asal Mojokerto itu meyakini, apabila kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi secara merata, Indonesia akan mampu menuju negara yang adil, makmur, dan berdaya saing tinggi sesuai cita-cita para pendiri bangsa.
Namun demikian, Ali Mahsun juga menyoroti berbagai dugaan distorsi, penyimpangan, hingga potensi tindakan koruptif dalam pelaksanaan program-program tersebut di lapangan. Ia secara khusus mendesak Kepala Staf Kepresidenan, , agar segera melakukan investigasi menyeluruh sesuai arahan Presiden.
Menurutnya, sejumlah persoalan dalam program MBG mulai menjadi perhatian publik, seperti dugaan jual beli titik dapur, pengadaan motor listrik dengan nilai fantastis, hingga pengadaan alat makan dan sistem teknologi informasi yang dinilai perlu diawasi secara ketat.
“Kita tidak ingin program yang sangat baik ini justru tercoreng oleh praktik-praktik yang merugikan negara dan masyarakat,” ujarnya.
Ali Mahsun juga menyinggung persoalan pemberian insentif kepada dapur MBG yang berstatus suspend. Berdasarkan perhitungannya, potensi kerugian negara akibat ketidakteraturan tersebut dapat mencapai ratusan miliar rupiah setiap bulan apabila tidak segera dievaluasi.
Karena itu, APKLI Perjuangan menegaskan siap mengambil langkah lebih lanjut apabila dalam waktu dekat tidak ada tindakan nyata dari pihak terkait.
“Jika dalam satu hingga dua minggu belum ada langkah konkret di lapangan, kami siap datang ke Istana untuk menyampaikan langsung kepada Presiden bahwa siapa pun yang terlibat tindakan koruptif harus ditindak tegas,” tegasnya.
Selain mendesak investigasi, Ali Mahsun juga meminta aparat penegak hukum seperti Kejaksaan, Kepolisian, dan KPK aktif mengawal seluruh program strategis nasional agar benar-benar memberi manfaat bagi rakyat.
Pada kesempatan yang sama, APKLI Perjuangan turut melakukan penandatanganan kerja sama dengan Bersama Halal Madani (BHM) terkait sertifikasi halal bagi PKL dan UMKM di seluruh Indonesia. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Ali Mahsun didampingi Ketua DPW Jawa Timur Adi Mulyono, Ketua DPP M. Hatta, serta Direktur Eksekutif Hastrini Nawir.
Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran pengurus DPW Provinsi dan 38 DPD Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, serta ditandai dengan prosesi Potong Tumpeng Nusantara bersama Ketua LVRI Jawa Timur, , dalam suasana penuh semangat kebangsaan dan kebersamaan.
Sumber:tim